Friday, September 29, 2017

Boy vs Man

I read somewhere about differences between a boy and a man. I thought I've printscreen-ed it, but too bad, I didn't.

But this is what I can remember:

A boy - focus on being served and provided
A man - focus on serving and providing

Aku terfikir, antara punca kepincangan institusi kekeluargaan dan masyarakat hari ini adalah disebabkan ini. Anak-anak muda tidak diasuh dan tidak dilatih untuk 'serve' dan 'provide'. Berapa ramai anak muda yang dari segi kudrat mental dan fizikal terlebih mampu untuk berdikari tetapi masih mengharapkan ihsan orang lain untuk hidup? Lebih 'pathetic', menyalahkan orang-orang sekeliling di atas pilihan hidup yang salah?

(**I emphasize on 'antara' because obviously, it is not the sole reason)

I believe this is among the 'WHYs' -  because our old boys refuse to grow up into a man. 



Jadi pesanku pada PEMUDA harapan bangsa;

Berhentilah merintih mengenang nasib dan menyalahkan semua orang dalam dunia.

Grow up and be a man. 
A real man.


No comments: